Minggu, 17 September 2017

berbicara sedikit tentang DEMOKRASI

Dari sisi Bahasa atau estimologi, kata demokrasi berasal dari Bahasa Yunani yakni “demos” yang berarti rakyat atau penduduk setempat, dan “cratein” atau “kratos” yang berarti pemerintahan. Jadi secara etimologis demokrasi adalah pemerintahan rakyat, pemerintahan kerakyatan atau pemerintaha rakyat banyak. Dalam pengertian peristilahan atau terminologis, Abraham Lincoln (1808-18865) Presiden Amerika Serikat yang ke -16 mengatakan bahwa “democracy is government of the people, by the people and for people” atau “demokrasi itu adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”.[1]
Pada awal sejarahnya demokrasi hanya dimengerti lewat model partisipasi politik langsung yang melibatkan seluruh warga yang sudah dewasa dalam suatu proses politik. Proses politik penataan kehidupan bersama ini dikelola secara bersama, dan inilah yang dinamakan oleh Aristoteles sebagai bentuk Negara ideal ‘politeria’, atau yang secara modern disebut oleh Robert A. Dahl sebagai ‘Polyarchy’, sebagai ganti dari istilah yang kemudian lebih popular dengan sebutan demokrasi yang meluas. Jadi, ciri utama demokrasi purba itu adalah adanya pengelolaan bersama oleh seluruh warga polis (kota) yang jumlah penduduknya sedikit.[2]
Demokrasi adalah sebuah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, begitulah pemahaman yang paling sederhana tentang demokrasi, yang diketahui oleh hampir semua orang. Ada orang yang membedakan antara “demokrasi substantif” dan “demokrasi prosedural”. Mereka yang tidak puas, biasanya mengatakan bahwa demokrasi secara procedural memang sudah terpenuhi, tapi substansinya belum, padahal demokrasi substansif itulah yang sejati dan karenanya harus diciptakan.[3]
Definisi demokrasi yanglazim tersebut pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat sebenarnya definisi yang problematis dilihat dari kenyataan yang hidup di masyarakat. Ia merupakan definisi lebih normative, bukan definisi yang betul-betul mengacu pada sebuah entitas riil, kenyataan yang ada di dalam masyarkat. Mengapa problematis?[4]
Karena kenyataannya rakyat tidak memerintah. Kadang-kadang, dalam praktiknya, bahkan rakyat dalam demokrasi juga tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan. Maka kalau kita memahami demokrasi sebagai fakta nyata yang ada dalam sejarah umat manusia di manapun, terutama di masyarakat modern dewasa ini (karena sebelum zaman modern praktik demokrasi tidak ada), sebetulnya bukanlah demokrasi yang sejati demokrasi yang kita kenal sekarang relative baru, produk abad ke-19, ataulebih tepat lagi: produk abad ke-20.[5]
Pengertian demokrasi yang saat ini lebih mengacu kepada demokrasi yang prosedur, pada cara rekrutmen orang untuk mengisi jabatan-jabatan public yang strategis, dengan melibatkan partisipasi rakyat yang seluas-luasnya. Jadi yang khas dalam system demokrasi adalah memang prosedur itu, dan apabila ada orang yang menyebut “demokrasi procedural itu hanya pleonasme, sebab memang demokrasi menyangkut prosedur, dan karena itu dengan sendirinya “procedural”.[6]
Sedangkan yang disebut dengan demokrasi substansif itu merupakan gagasan-gagasan yang berada diluar demokrasi. Misalnya berbicara bahwa demokrasi adalah kekuasaan oleh rakyat, dan yang dimaksud rakyat adalah masyarakat kelas bawah. Argument lanjutannya: demokrasi adalah sebuah procedur untuk mencapai tujuan dan kepentingan masyarakat bawah. Ideal seperti ini dalam praktiknya diwujudkan misalnya dalam system komunisme. System komunis itulah yang menurut versi ini, merupakan demokrasi yang sesungguhnya, setidaknya sebagai salah satu versi dari demokrasi substansif.
Samuel P. Huntington dalam meneliti mengenai transisi menuju system demokrasi antara tahun 1974 sampai 1990 sampai pada kesimpulan bahwa definisi yang paling sahih dewasa ini untuk menjelaskan makna demokrasi adalah dalam pengertian yang prosuderal. Sementara itu Walzer juga mengatakan bahwa yang memerintah dalam demokrasi adalah orang yang de facto memenangkan persetujuan lebih besar rakyat (suara mayoritas rakyat). Inilah satu-satunya cara memperoleh dan melegitimasikan kekuasaan dalam demokrasi. Terlihat di sini, legitimasi sosial-politis adalah dari rakyat terbesar (mayoritas) melalui pemungutan suara (voting) sebagai ukuran yang paling sahih dalam metode demokrasi.[7]
Ada kritik yang lazim terdengar, terutama dari mereka yang berhaluan kiri, seperti populistik, sosialistik, atau komunistik, bahwa demokrasi yang tentunya bermakna procedural itu dengan sendirinya tidak adil. Prefensi mereka adalah mengakomodasi suara masyarakat bawah, sementara dalam demokrasi suara rakyat bawah sering tidak didengar. Masalah ini terpecahkan lewat persaingan antara para elite itu sendiri, sebab masing-masing elite membutuhkan legitimasi dan dukungan. Maka kompetisi antara elite-elite itu akan melahirkan kompetisi program, agenda, dan seterusnya. Karena mereka membutuhkan dukungan dari public yang sangat luas, maka demokrasi secara inheren akan melahirkan program-program yang popular. Kalau tidak, dia tidak akan dipilih oleh masyarakat.
Disitulah demokrasi memberikan ruang dan persaingan yang melahirkan kebebasan, dan dari kebebasan tersebut terbukalah pilihan-pilihan yang paling popular dan baik dimata masyarakat. Mereka kemudian harus memberi opsi-opsi yang lebih banyak untuk memperbaiki satu system, untuk membuat kebijakan-kebijakan yang lebih baik dengan adanya prosedur tersebut dan apabila tidak ada prosedur tersebut maka cara-cara untuk mencari kemungkinan-kemungkinan yang lebih baik akan tertutup, Karena tidak ada demokrasi yang mampu menghasilkan kebijakan sekali jadi.
Secara tegas bahwa demokrasi tidak pernah secara pasti menjanjikan untuk mengkonstruksi kebenaran dan keadilan hakiki.keputusan yang diproduksi oleh proses demokrasi hanyalah kebenaran dan keadilan versi mayoritas, atau suatu pandangan.


2.      Bentuk – Bentuk Demokrasi

Untuk mengetahui bentuk-bentuk demokrasi setidaknya dapat di upayakan dengan menggunakan pendekatan dari beberapa sudut pandang. Misalnya menggunakan tiga sudut pandang utama, yakni :
A.    dilihat dari sudut pandang “titik tekan” yang menjadi perhatiannya, demokrasi dapat dibedakan antara :
1)   Demokrasi Formal adalah demokrasi yang fokus perhatiannya pada bidang politik tanpa mengurangi kesenjangan ekonomi.
2)   Demokrasi Material adalah demokrasi yang fokus perhatiannya pada bidang ekonomi tanpa mengurangi kesenjangan politik.
3)   Demokrasi Gabungan adalah demokrasi yang fokus perhatiannya sama besar terhadap bidang politik dan ekonomi, indonesia menganut sistem demokrasi gabungan ini.[8]
B.     Berdasarkan penyaluran kehendak rakyat :
1)      Demokrasi Langsung (Direct Democracy) adalah demokrasi yang secara langsung melibatkan rakyat dalam pengambilan keputusan suatu negara. Pada demokrasi langsung, rakyat berpartisipasi dalam pemilihan umum dan menyampaikan kehendaknya secara langsung.
2)      Demokrasi Tidak Langsung (Indirect Democracy) adalah demokrasi yang melibatkan seluruh rakyat dalam pengambilan suatu keputusan negara secara tidak langsung, artinya rakyat mengirimkan wakil yang telah dipercaya untuk menyampaikan kehendak mereka. Jadi disini wakil rakyat yang terlibat secara langsung menjadi perantara seluruh rakyat.[9]
C.     Tugas-tugas dan hubungan antara alat-alat perlengkapan Negara
1)      Demokrasi dengan system parlementer, yakni dalam demokrasi ini terdapat hubungan erat antara badan legislative dengan badan eksekutif. Hanya badan legislative saja yang dipilih rakyat, sedangkan badan eksekutif yang biasanya disebut “cabinet” dipimpin oleh seorang perdana menteri yang dibentuk berdasarkan dukungan suara terbanyak yang terdapat dalam dewan perwakilan rakyat atau di parlemen.
2)      Demokrasi dengan system pemisahan kekuasaan, yakni demokrasi dalam arti kekuasaan dipisahkan menjadi kekuasaan legislative, kekuasaan eksekutif dan kekuasaan yudikatif.
3)      Demokrasi dengan system referendum, yakni demokrasi perwakilan dengan control rakyat secara langsung terhadap wakil-wakilnya di dewan perwakilan rakyat. Ada dua macam referendum, yaitu, “referendum obligator” dan “referendum fakultatif”. Dalam referendum obligator, kebijakan atau undang-undang yang diajukan oleh pemerintah atau dibuat oleh dewan perwakilan rakyat baru dapat dijalankan, setelah disetujui oleh rakyat dengan suara terbanyak. Referendum obligator biasanya dilaksanakan terhadap hal-hal krusial atau penting, yang menyangkut hajat orang banyak dan perubahan dasar Negara, seperti kebijakan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dan perubahan undang-undang dasar. Dalam referendum fakultatif, undang-undang yang dibuat dewan perwakilan rakyat baru dimintakan persetujuan rakyat, apabila dalam jangka waktu tertentu setelah undang-undang diumumkan, sejumlah rakyatmemintanya[10]




[1] Asep Sahid, PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (CIVIL EDUCATION), FOKUSMEDIA, Bandung, hlm 120
[2] Hendra Nurtjahjo, FILSAFAT DEMOKRASI, BUMI AKSARA, JAKARTA, 2008, hlm. 44-45.
[3]FREEDOM INSTITUTE, MEMBELA KEBEBASAN, PUSTAKA ALFABET, JAKARTA, 2006, hlm. 125.
[4]Ibid., 125
[5]FREEDOM INSTITUTE, MEMBELA KEBEBASAN, PUSTAKA ALFABET, JAKARTA, 2006, hlm125
[6]Ibid., hlm 125
[7] Hendra Nurtjahjo, FILSAFAT DEMOKRASI, BUMI AKSARA, JAKARTA, 2008, hlm. 64-65.
[8] Asep Sahid, PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (CIVIL EDUCATION), FOKUSMEDIA, Bandung, hlm121
[9] Asep Sahid, PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (CIVIL EDUCATION), FOKUSMEDIA, Bandung, hlm121
[10]Ibid,. hlm 122

Jumat, 19 Agustus 2016

L.O.V.E

Dalam semua perjalanan pasti ada akhir. Ketika suatu hubungan tercipta maka kita harus belajar tentang cara melepaskan juga merelakannya. itu bukan sesuatu yang baru bukan sesuatu yang belum diketahui, dan bukan sesuatu yang buruk, mencintai dan menyayangi memang tidak selamanya harus bisa memiliki, dan tidak selalu akan baik apabila kita miliki. Cintai dan sayangi seseorang dengan caramu sendiri, dengan cara yang sederhana, dan dengan ketulusan, itu lebih baik untuk kita sang pencinta.
Cinta bukan sesuatu yang hanya diaplikasikan pada satu orang saja, bukan berarti dia seorang pemain cinta atau dikatakan playboy atau playgirl, tidak seperti itu, cinta memiliki arti dan makna yang sangat luas, cinta bukan hanya tentang sepasang manusia yang sedang menjalin kasih, tetapi cinta adalah tentang kehidupan, kekuatan, empati, motivasi, karena segala sesuatu didunia ini memiliki dan membutuhkan cinta.
Cinta bukan sesuatu yang abadi, bukan sesuatu yang bisa bertahan lama, cinta adalah hasil reaksi kimia yang suatu saat pasti akan menghilang. Taukah kenapa nenek dan kakek kita dapat bertahan bersama sampai mereka berdua dipisahkan oleh kematian? Bukan cinta yang membuat mereka bertahan, cinta mereka telah hilang sejak mereka muda, tapi kebiasaan, toleransi, empati, ketergantungan, segala sesuatu yang mereka habiskan bersama yang membuat mereka bertahan sampai kematian yang memisahkan mereka. Dan percayalah ketika seseorang yang menjalin hubungan asmara sangat bergantung kepada perasaan cinta bersiap-siaplah untuk merasakan sakit yang teramat sakit.
Cinta adalah karunia dari Tuhan Yang Maha Esa, cinta bukan sesuatu yang bisa kita ciptakan untuk siapa dan kepada siapa, semuanya terjadi begitu saja. Ketika seorang laki-laki menyayangi dan menyukai satu wanita, laki-laki tersebut tidak hanya menyukai satu wanita itu saja, ketahuilah wahai para wanita, tidak pernah ada laki-laki yang hanya menyukai satu wanita, jangan terlalu menyalahkan laki-laki dengan semua itu, karena ini bukan sesuatu yang bisa laki-laki kendalikan, bukan berarti kami para laki-laki adalah orang yang bajingan atau mata keranjang, karena itu merupakan fitrah laki-laki. Tetapi harus wanita ketahui, laki-laki tidak pernah menyayangi orang yang berbeda pada satu waktu, walaupun tidak hanya satu wanita yang mereka sukai tetapi hanya satu wanita saja yang dapat mereka sayangi, karena itulah laki-laki. Disinilah perlunya suatu kepercayaan yang begitu sulit untuk perempuan, suatu kesabaran dan perhatian. Sebagian besar laki-laki menyukai wanita yang apa adanya perempuan tersebut, wanita yang simple, yang bisa diajak becanda, humoris, perhatian, teman, sahabat, seseorang yang bisa diajak berbagi keluh kesah yang tidak hanya ada ketika laki-laki bahagia, wanita yang selalu ada ketika laki-laki sedang terpuruk, sebgaian kecilnya adalah wanita yang seperti itu yang laki-laki inginkan, dan mungkin yang seperti itu juga yang wanita inginkan.
 Laki-laki bukan makhluk yang menyukai kesedihan dan air mata, hanya di waktu-waktu tertentu laki-laki mengeluarkan air mata, sakit dan sedih laki-laki juga rasakan, amat sekali laki-laki rasakan seperti yang wanita rasakan, hanya saja tak mereka perlihatkan semua itu.
Wanita harus tau bahwa yang terpenting di kehidupan laki-laki adalah orang yang mereka sayangi, mereka bisa melakukan apa yang tidak bisa mereka lakukan hanya untuk orang yang mereka sayangi.
Si laki-laki sangat menyukai wanita tersebut, sedangkan wanita tersebut menyukai laki-laki lain, dan laki-laki lain menyukai wanita lain, itulah yang dinamakan fase menyukai di kehidupan ini. Jarang sekali kita merasakan atau melihat sepasang kekasih saling menyayangi dan menyukai secara bersamaan di fase tertinggi mereka, karena tidak jarang ketika laki-laki menyayangi di fase tertinggi mereka sedangkan perempuan menyayangi di fase sedang mereka atau sebaliknya.
Apakah cinta sejati itu ada? Jawabannya ada. Cinta sejati adalah cinta yang tidak akan pernah hilang bagaimanapun itu kondisinya, contohnya saya, cinta sejati saya adalah kedua orang tua saya dan kedua kakak saya, mereka adalah cinta sejati saya. Ternyata sangat sulit untuk mendefinisikan cinta sejati didalam tulisan, karena itu merupakan hal yang tersirat. Tapi pada dasarnya cinta sejati adalah suatu perasaan yang teramat besar yang sampai-sampai tidak kita sadari kehadirannya yang tidak akan pernah berubah sampai kapanpun itu.
Jangan katakan semua yang ingin anda katakan, jangan beritahu semua yang anda ketahui, jangan menyayangi seseorang sepenuh hati anda, jangan memberi kepercayaan sepenuh kepercayaan anda, karena sesuatu yang berlebihan itu nyatanya tidak selalu baik.
Cinta yang nyata sesungguhnya hanya kepada Tuhan, orang tua, kakak, adik, dan anak.
“Lakukanlah apa yang ingin anda lakukan, katakan apa yang ingin anda katakan sebelum semuanya menjadi tidak mungkin dan hanya menjadi sebuah penyesalan”.-janjan

Kamis, 28 April 2016

GHOST (GENIUSES HUMAN OF SCIENCE THREE)


inilah kami, cerita  ini adalah kami, kamilah aktor dari cerita-Nya yang begitu indah. dan seperti cerita lainnya pasti akan ada awal dan akhir, masalah dan peleraian, kebahagiaan dan kesedihan, tawa dan tangis, dan masih banyak lagi tentunya. awal cerita kami telah dimulai 2 tahun yang lalu, dari beberapa ratus orang, yang terseleksi hanya 37 orang saja, itulah kami, kami adalah GHOST (geniuses human of science three), kami adalah IPA 3. kalian mungkin hanya sebatas mengenal kami "hanya" atau mungkin tidak sama sekali yang dari kaca mata dan sudut pandang kalian, menganggap bahwa cerita kami biasa saja dan menganggap cerita kalianlah yang lebih unggul dan begitu juga dengan kami tentunya, karena tidak adanya kita dalam cerita kalian dan kalian dalam cerita kita, dan tentunya karena kita tidak melihat dari sisi pandang kita masing-masing yang menjadikan cerita dari masing-masing paling unggul. tapi itu tidak penting, yang penting yang harus kalian ketahui adalah, sesuatu yang berarti adalah sesuatu yang kalian miliki dan yang ada di sekitar kalian.



  



seperti cerita lainnya, cerita kamipun memiliki sebuah akhir, sebuah akhir yang sangat berat dan menyedihkan, yang tentunya akan menimbulkan sebuah kerinduan. cerita kita memang telah berakhir, tetapi itu tidak masalah, karena seiring berjalannya cerita ini kita telah menciptakan sebuah ikatan kasih sayang yang begitu kuat, dan ketahuilah meskipun cerita ini telah berakhir kita telah membuat sesuatu yang lebih dari hanya sekedar cerita, kita telah membuat sesuatu yang tidak pernah ada akhirnya karena kasih yang kita ciptakan. itu sebabnya tidak pernah adanamanya sebuah perpisahan, yang ada hanya jarak dan waktu yang akan menciptakan sebuah kerinduan di pertemuan kita nanti.


 
kalian para pengendara kuda besi. alwan, moga bisa jadi apa yang  diinginkan, ubah pola bolosnya oke big brother. yusrizal, cobalah untuk bisa lebih berani my friend. firhan, semuanya pasti ada jalan kawan, selama kita terus berusaha dan berdoa. agi, semoga lekas punya pacar oke hehee, juga terus bisa buat orang lain tertawa. yusup, lebih aktiflah brother, lebih berani, jangan maennya di sosmed terus oke. ricky, sang pemain cinta hehee.



penghuni sudut belakang kanan kelas. didah, lebih perhatian oke sama diri sendiri. rizka, 'beeuuuuhh' nya ilangin oke, keliatan orang kampungnya hehee. nita, jangan rusakin kacamatanya lagi yaa, kurang cantik nita kalo gak pake kacamata hehee. ayu, top markotop tetep pertahanin tegasnya wokee. alma, assalamualaikum ukhti, bengongnya ilangin yaa ukhti hehee, assalamualaikum.




buricak burinong. adnan, gue suka prinsip elo meeen. nurjamilah, "aaaa'aahhh" nya jangan diilangin yaa, pleaseee hehee. emfaaaaaaaaaayyyy, segala yang terbaik buat emfay, amieenn, eh iraha fay rek direbonding hahahaa. desi, "konobasoniaeta" hahaaa tapi mantap mona aslina hehee, banyakin olahraga ya monaa. pina, kalo mau tidur buka dulu mukenanya yaa hehee. novi, cantiknya ko udah mau lulus sih haha, jangan galau-galau yaa. astri, ilangin centilnya, ilangin keponya, ilangin gosipnya, ilangin hewirnya, ilangin godain orangnya, sama pake terus kerudungnya yaa, cantikan bagusan pake kerudung.



grup naonnya ieu. windi, kalo keluar pake kerudung yaa. riska, please berenti godain aku heheee becanda hehee, ciee orang cidomas hehee. neng yul, pamulangan gehu mana gope deui hahaa. linda, assalamualaikum ukhti, teruskan perjuanganmu anak muda hehee, assalamualaikum.



para pemikir. dhani, assalamualaikum brother, mun masih nyaah mah jugjug atuh pirage purwakarta-yogya hehee. nunung, nanti lagi kalo nyebrang hati-hati yaa, liat kanan kiri, sehat selalu nunung. ami, assalamualaikum ukhti, amii semangaat terus buat gapai cita-citanya yaa. ermil, suka deeh kalo main kerumah ermil hehee. neng titin, sukses jadi gurunyaa okee.






para pujangga kesepian. pebi, gue tau dikelas ada yang elo taksir pebiiii hahaaa, sukses terus brother. risfan, tet ngadeukeutan awewe mah cukup hiji wee, tong kabeh dideukeutan, nyaheueuh moal aya nu beunang, terus leutikeun ta pipi jeung awak hehee. amay, wahai anak muda, kamu adalah orang yang baik dan bijak, teruskan wahai anak muda hehee. bagus, cukur ta buuk bel meh loba nu bogoheun hehee, jeung tong deukeut wae jeung si dika, bisi disangka LGBT hehee. dika, teu nyangka euy perubahan ente ti smp ka sma amazing heheheee, bung deukeut-deukeut jeung maneh ah, ke euweuh nu ngadeukeutan ka urang deuih hehee, dik kudu leuwih wani oke, tong eraan hehee maenya lalaki jiga kitu.



 cover boy. syiva habibie januar ramadhan, si ganteng kalem mempesona maskulin humoris keren abiiezzz, sia teh kudu berubah bel. diki, my brother, sukses terus oke brother, cocok jadi pengusaha entemah choy, aslian. deden, assalamualaikum brother, jantan oke brother, sukses, be yourself, ustad jadi oke, assalamualaikum. rian, salam pramuka, mun masih nyaah nya ngomong to leee hehee. ahdan, beuuuhhh mantapna rambut ente bil mun di panjangkeun di iket, komo mun sabari nyonyoren karung mah hehee, bil sukses terus, geus tong bogoh wae ka mantan hehee.



ketahuilah bahwa kalianlah yang membuat hidup semakin menarik. tidak adanya aku dalam keseharian kalian nanti, dan kalian dalam keseharianku sepertinya akan menjadikan sesuatu yang begitu berbeda untuk kita nanti, seperti yang kalian katakan "ini bukan akhir dari semuanya dan akhir dari pertemanan kita" aku menginginkannya kawan.

"perpisahan itu tidak pernah ada, perpisahan tercipta karena tidak adanya sebuah pertemuan"
 
 
 
dari seseorang yang akan selalu merindukan kehangatan kalian,
janjan

Selasa, 12 April 2016

you are the one, and only one



Hai laki-laki bajingan apakah kau sudah bisa melupakan dan menjauh  dari selir-selir mu itu? Mencoba untuk memulai sesuatu yang baik bersama kekasihmu. Menjauh dari hal-hal yang akan menyakitimu dan orang lain.
Yang kau fikirkan setiap saat hanya tentang penyesalan karena kau tidak pernah bisa mengaplikasikan perasaanmu itu, rasa sakit karena melihat selirmu menjalin kasih bersama laki-laki lain, perasaan yang tak kunjung reda yang entah karena hal apa tak bisa kau kendalikan, dan pengharapan-pengharapan tolol. Apakah kau tau yang sedang kau lakukan ini? Efek dari semua ini?
Kau lebih sering memberikan waktu, fikiranmu kepada selir-selirmu yang bukan milikmu dari pada kepada kekasihmu mu sendiri, dan tentu saja akhir yang kau dapat hanya sebuah kekecewaan. apakah ini sifat dari laki-laki yang menyukai hal yang bukan haknya? Yang menyukai tantangan dan rasa sakit? Entahlah, rasanya ini begitu tolol untuk dilihat.
Berapa banyak waktu yang telah kau gunakan hanya untuk memikirkan dan mengurusi selir-selir mu itu? Taukah bahwa waktu tak pernah berhenti dan kembali? tetapi yang kau lakukan hanya mengikuti kata hatimu, hanya melakukan apa yang ingin kau lakukan saja.
Begitu mengkhawatirkannya kehidupanmu yang diisi hanya dengan sebuah pengharapan-pengharapan tolol, kau tak pernah berfikir kedepan, berfikir tentang kebaikanmu dan kebaikan orang lain. Semua kekecewaan yang telah kau dapatkan pantas untuk kau dapatkan. Hidup tidak akan selalu seperti apa yang kau fikirkan dan harapkan tanpa sebuah usaha dan pengorbanan, dan tentunya apabila itu bukan merupakan hak mu kau tidak akan pernah mendapatkannya.
Usaha yang telah kau lakukan mungkin tak sebanding dengan apa yang kau dapatkan dan kau harapkan, tapi tak mengapa, setidaknya kau telah mencoba untuk kearah yang lebih baik, kearah yang semestinya kau lalui.
Step by step, new life has begun.
……
Belum cukup lama aku mengenalmu, hanya dari  sebuah tatapan dan senyuman kita menjalin kasih, banyak yang telah kita lewati hingga sampai pada titik ini, 4 tahun bukan waktu yang cukup lama untuk kita dapat saling mengenal kepribadian satu sama lain, kita sempat memulai cinta dan lalu mengakhirinya, dan saat ini kita memulainya kembali dengan tidak adanya suatu ikatan apapun didalamnya.
Kamu, kamu adalah kehidupanku sekarang, pemberi semangat dalam menjalani hari demi hari, pemberi motivasi untuk menggapai suatu hal. Meskipun jarak memisahkan kita tapi tak mengapa, itu hanya sebuah cerita didalam hubungan kita.
Tentang hubungan. Kita memang tidak terikat dalam sebuah hubungan pacaran, tidak seperti pasangan lain yang mempublikasikan hungungan mereka dan menjadikan nama pasangan di status bbm dan status hubungan di sosial media, kita memang tidak melakukannya. Dalam status umum kita memang bisa dibilang tidak memiliki hubungan atau jomblo, tetapi percayalah itu bukan sesuatu yang penting, bukan sesuatu yang harus diketahui oleh orang lain. Dalam sebuah hubungan yang terpenting bukan tentang dia, tetapi kita, aku dan kamu, sebuah komitmen dan kepercaan, ‘berpacaran’ itu tak lebih hanya sebuah nama, yang tak akan mengubah apapun itu.
Tentang jarak. Hanya sedikit yang berhasil dalam melewati tantangan ini, apakah kita dapat melewatinya? Meskipun sebagian banyak pasangan tidak bisa melewatinya, selama kita memiliki kepercayaan dan memegang komitmen kita, we can through it.
Tentang perasaanku. Tentang perasaanku yang masih ada pada wanita lain, kamu tidak perlu mengkhawatirkannya, selama kamu memberikan kepercayaanmu padaku, selama itu aku akan menjadikanmu wanita satu-satunya dihatiku. Dan tentang perasaanku padamu, haruslah kamu tau, meskipun tak pernah kuperlihatkan usahaku padamu, kamulah yang selalu aku usahakan. Tentang perasaanmu. Tentang perasaanmu kepada orang lain, aku tidak memperdulikannya. Tentang perasaanmu padaku, sebaiknya tak kau lakukan kesalahanmu dimasa lalu yang memberikan seluruh hatimu kepadaku.
Tentang masa lalu kita. Masalalumu, tentang bagaimana kamu sangat begitu mencintainya bagaimana kamu sulit untuk dapat melupakannya hingga pada saat ini, itu sangat terlihat dalam setiap tingkah laku dan bahasa tubuhmu yang kamu ekspresikan dalam setiap tulisanmu, aku tak mempermasalahkannya, bukan aku tak cemburu, kesal, dan marah, aku merasakan itu semua, merasakan hal yang tentu menyakitkan ketika kamu melakukan itu semua di media sosial dan curhatanmu, tapi percayalah aku sangat pintar dalam menyembunyikan perasaan hati. Aku tidak membencinya, mempersalahkannya, membicarakannya atau menyinggungnya, karena itu adalah perasaanmu, sesuatu yang tidak seharusnya diadili, sesuatu yang tidak seharusnya diacampur tangan oleh orang lain, sesuatu yang tidak bisa kita ubah atau diri sendirinya ubah, oleh karena itu biarkan semuanya mengalir, itu lebih baik, waktu yang akan memberikan jalan, menjawabnya, mengubah segalanya. Seiring berjalannya waktu aku akan menghilangkan perasaanmu darinya. Dan tentang masalaluku, aku sedang berusaha sepertimu.
Cinta adalah suatu reaksi kimia, gabungan feromin, endorphin, dan serotonin, setelah beberapa tahun zat-zat tersebut akan menghilang. Yaa, seiring berjalannya waktu cinta akan menghilang. Lalu kenapa kakek-nenek kita bisa bertahan hidup berdua sampai mereka meninggal? Karena pada saat cinta menghilang, mereka mempunyai sesuatu yang disebut kasih sayang, keterbiasaan, empati dan tentu saja komunikasi. Jadi, untukmu, entah sampai kapan aku bisa jatuh cinta padamu, entah sampai kapan kita akan selalu bersama, tapi aku bisa jamin “hidup akan baik-baik saja selama kita memiliki kita”.


my shine sun

20 agustus 2016 ternyata bukan pertama kali aku melihatmu... 20 agustus 2016 14:27 ketika perayaan ulang tahun purwakarta yang ke 185 ...